Laman

Rabu, 30 Maret 2011

PKS : Memeriksa Kesehatan Sekolah

Setiap dua tahun sekali, lembaga sekolah senantiasa dilakukan Penilaian Kinerja Sekolah. Tujuan PKS pada suatu sekolah adalah untuk mengetahui atau memotret keadaan sekolah secara menyeluruh. Atau dengan kata lain, Penilaian Kinerja Sekolah diibaratkan memeriksa kesehatan sekolah.
Dengan pemeriksaan rutin dan berkala, diharapkan semua komponen yang ada dalam lembaga sekolah semakin baik dan meningkat. Baik dari segi administrasi (guru maupun tata usaha), tenaga pengajar atau staf tata usaha, pendayagunaan laboratorium, pendayagunaan perpustakaan, kondisi fisik lingkungan sekolah, hubungan dengan masyarakat, kegiatan siswa dan lainnya.
Dengan penilaian kinerja sekolah ini, akan diketahui kelebihan dan kekurangannya. Hasilnya digunakan sebagai bahan acuan untuk pembinaan lembaga sekolah tersebut.

Komponen Penguasaan Akademik Guru

A. Pemahaman wawasan :
  • Memahami visi dan misi
  • Memahami hubungan pendidikan dan pengajaran
  • Memahami konsep pendidikan dasar dan menengah
  • Memahami fungsi sekolah
  • Mengidentifikasi permasalahan umum pendidikan dalam hal proses dan hasil pendidikan
  • Membangun sistem yang menunjukkan keterkaitakan pendidikan dan luar sekolah
B. Penguasaan bahan kajian akademik :
  • Memahami struktur pengetahuan
  • Menguasai substansi materi
  • Menguasai substansi kekuasaan sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan siswa

Komponen Pengembangan Profesi Guru

Indikator komponen kompetensi pengembangan profesi guru adalah sebagai berikut :
  1. Mengikuti informasi perkembangan IPTEK yang mendukung profesi melalui berbagai kegiatan ilmiah
  2. Mengalihbahasakan buku pelajaran/karya ilmiah
  3. Mengembangkan berbagai model pembelajaran
  4. Menulis makalah
  5. Menulis/menyusun diktat pelajaran
  6. Menulis buku pelajaran
  7. Menulis modul
  8. Menulis karya ilmiah
  9. Melakukan penelitian ilmiah (action research)
  10. Menemukan teknologi tepat guna
  11. Membuat alat peraga / media
  12. Menciptakan karya seni
  13. Mengikuti pelatihan terakreditasi
  14. Mengikuti pendidikan kualifikasi
  15. Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum

Selasa, 29 Maret 2011

Komponen Pengelolaan Pembelajaran Guru

A. Penyusunan rencana pembelajaran :
  • Mampu mendeskripsikan tujuan/kompetensi pembelajaran
  • Mampu memilih/menentukan materi
  • Mampu mengorganisir materi
  • Mampu menentukan metode/strategi pembelajaran
  • Mampu menentukan sumber belajar/media/alat peraga pembelajaran
  • Mampu menyusun perangkat penilaian
  • Mampu menentukan teknik penilaian
  • Mampu mengalokasikan waktu
B. Pelaksanaan interaksi belajar mengajar :
  • Mampu membuka pelajaran
  • Mampu menyajikan materi
  • Mampu menggunakan metode/media
  • Mampu menggunakan alat peraga
  • Mampu menggunakan bahasa yang komunikatif
  • Mampu memotivasi siswa
  • Mampu mengorganisasi kegiatan
  • Mampu berinteraksi dengan siswa secara komunikatif
  • Mampu menyimpulkan pembelajaran
  • Mampu memberikan umpan balik
  • Mampu melaksanakan penilaian
  • Mampu menggunakan waktu
C. Penilaian prestasi belajar peserta didik :
  • Mampu memilih soal berdasarkan tingkat kesukaran
  • Mampu memilih soal berdasarkan tingkat pembeda
  • Mampu memperbaiki soal yang tidak valid
  • Mampu memeriksa jawaban
  • Mampu mengklasifikasikan hasil-hasil penelitian
  • Mampu mengolah dan menganalisis hasil penilaian
  • Mampu mengolah hasil penelitian
  • Mampu membuat interpretasi kecenderungan hasil penilaian
  • Mampu menentukan korelasi antara soal berdasarkan hasil penilaian
  • Mampu mengidentifikasi tingkat variasi hasil penilaian
  • Mampu menyimpulkan dari hasil penilaian secara jelas dan logis
D. Pelaksanaan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar peserta didik :
  • Menyusun programtindak lanjut hasil penilaian
  • Mengklasifikasi kemampuan siswa
  • Mengidentifikasi kebutuhan tindak lanjut hasil penilaian
  • Melaksanakan tindak lanjut
  • Mengevaluasi hasil tindak lanjut
  • Menganalisis hasil evaluasi program tindak lanjut hasil penilaian

Asyiknya Diskusi Non Formal

Dalam merencanakan dan melaksanakan program-program sekolah baik dibidang akademik maupun non-akademik, lebih mengena apabila kita berdiskusi secara non formal. Diskusi ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, tidak terikat dengan ruang dan waktu.

Kita atau orang-orang yang diajak diskusi pun tidak ragu-ragu atau malu untuk mengungkapkan gagasannya. Sambil bersendau gurau dengan rekan-rekan guru atau kepala sekolah,...segala masalah atau program yang mungkin belum dilaksanakan dapat segera diwujudkan karena semua personil otomatis akan saling mengingatkan.

Rabu, 23 Maret 2011

Tim Basket Putri Purbalingga Masuk Final

Hari ini, Rabu 23 Maret 2011 Tim Basket Putri Purbalingga yang diwakili oleh SMP Negeri 3 Bobotsari 5 siswa, SMP Boromeus 2 siswa, SMPN 2 Purbalingga 1 siswa dan SMPN 1 Purbalingga 1 siswa, pada hari ini melakukan pertandingan POPDA Tingkat Karesidenan Banyumas di GOR Satria Purwokerto.
Pada pertandingan awal, Tim Basket Putri Purbalingga bertemu dengan Tim Basket Putri Banyumas dan dimenangkan oleh Tim Basket Putri Purbalingga dengan skor 20 - 14. Dengan kemenangan ini berarti Tim Basket Putri Purbalingga maju ke babak final melawan Tim Basket Banjarnegara. Pertandingan final antara Purbalingga vs Banjarnegara dilaksanakan sekitar pukul 4 sore. Semoga pada tahun 2011, Tim Basket Putri Purbalingga dapat meraih kejuaraan di tingkat karesidenan Banyumas. Semoga.....
Bagi SMP Negeri 3 Bobotsari ini merupakan anugerah tersendiri, karena pada POPDA Tingkat Kabupaten Purbalingga yang baru dilaksanakan kemarin meraih Juara I setelah menaklukkan Tim Basket SMP Negeri 3 Purbalingga. Ada kebanggaan tersendiri, meski sekolah pinggiran namun dengan semangat dan kebersamaan semua personil sekolah dan juga semangat para siswa menjadikan SMP Negeri 3 Bobotsari telah memiliki tempat tersendiri di tingkat kabupaten Purbalingga khususnya dalam bidang olah raga.

Selasa, 22 Maret 2011

Ada Kalanya Kita Harus Bergaya

Bergaya boleh di sebarang tempat, yang pasti harus sopan dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Bergaya boleh di ruangan ... boleh di atap genteng atau di manapun tempat....sesuai dengan selera kita.

Yang Pasti Kita Harus Selalu Ingat :
HARUS SOPAN dan SESUAI TATA KRAMA

Bergaya di atap rumah atau genteng merupakan salah satu cara kita bergaya.
Pertanyaannya : Sopankah bergaya di atas genteng ....????

Berikan komentar untuk gaya orang yang satu ini....terima kasih atas komentarnya dan sebagai masukan bagi orang tersebut.