Laman

Selasa, 22 Maret 2011

Paktek Pengamatan Struktur Tumbuhan

Upaya untuk lebih mengenal bagaimana struktur tumbuhan mulai dari akar, batang, daun dan bunga pada tumbuhan, A. Hidayat,S.Pd sebagai guru IPA SMP Negeri 3 Bobotsari mengajak siswa kelas VIII E untuk melakukan pengamatan langsung di lapangan. Para siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok kemudian mereka dibawa ke halaman depan SMP Negeri 3 Bobotsari untuk melakukan pengamatan pada tumbuhan. Tumbuhan yang diamati dierahkan sepenuhnya kepada siswa.
Intinya mereka dapat melakukan pengamatan bagaimana bentuk akar, bentuk batang, bentuk daun dan struktur bunga kemudian mampu menggambar. Pada kegiatan ini, para siswa tampak antusias melakukan pengamatan, mereka tidak hanya mengamati satu tumbuhan saja melainkan lebih dari 1 atau 2 tumbuhan. Pada akhir kegiatan para siswa membuat laporan hasil pengamatan dan pada pertemuan selanjutnya akan didiskusikan bersama di dalam kelas.
Berikut foto-foto kegiatan praktikum IPA Biologi kelas VIII E SMP Negeri 3 Bobotsari :

Belajar Kelompok Upaya Menghadapi UN 2011

Sebagai persiapan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional Tahun 2011, SMP Negeri 3 Bobotsari melaksanakan program belajar kelompok. Belajar Kelompok ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu belajar kelompok dilakukan ditiap-tiap rumah siswa namun untuk tahun sekarang dilaksanakan di sekolah. Hal ini setelah dilakukan evaluasi, karena belajar kelompok di rumah kurang efektif baik sarana belajar maupun waktu pelaksanaannya. Di samping itu rumah siswa yang berjauhan menjadi kendala juga cuaca yang kurang mendukung.
Oleh karena itu pada tahun pelajaran 2010/2011, kegiatan belajar kelompok dilaksanakan di sekolah. Kegiatan belajar kelompok dimulai pada bulan Oktober 2010 dan berakhir menjelang Ujian Nasional 2011. Waktunya mulai pukul 13.15 - 15.15 wib.

Harapan Bapak Kepala Sekolah Santosa,S.Pd, semoga kegiatan belajar kelompok ini dapat membantu siswa siap menghadapi Ujian Nasional 2011 dan juga dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi akademik SMP Negeri 3 Bobotsari yaitu ikut 10 besar tingkat kabupaten Purbalingga.
Berbagai upaya yang dilakukan sekolah agar siswa siap menhadapi UN 2011 antara lain Bimbingan Belajar Intensif, Belajar kelompok, Training dan Motivasi, Istighosah Try Out Ujian Nasional dan Semi Karantina siswa menjelang UN 2011. Semoga semua usaha dan juga doa dari para siswa, guru dan orang tua siswa senantiasa diridhoi dan dikabulkan oleh Alloh SWT sehingga dapat menghantarkan para siswa lulus semua. Amiin....!


Sabtu, 19 Maret 2011

Supermoon Penyebab Gempa dan Tsunami ?

Supermoon

Supermoon

Metrotainment.net – Banyak orang yang mengaitkan bahwa gempa-gempa besar dengan adanya daya tarik bulan terhadap bumi, apalagi pada bulan Maret ini akan terjadi fenomena Super Moon.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan Supermoon?

Secara harafiah kejadian Supermoon dikarenakan gerak revolusi bulan terhadap bumi yang menyebabkan jarak bulan dan bumi semakin dekat mengingat gerak revolusi bulan terhadap bumi berbentuk elips.

Para ahli berusaha menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara kejadian bencana alam di Jepang dengan fenomena Super Moon yang terjadi tanggal 19 Maret 2011.

Jim Garvin, kepala peneliti Pusat Penerbangan dan Luar Angkasa Goddard, NASA menjelaskan tentang bagaimana mekanisme dibalik fase bulan dan penyebab dari terjadinya supermoon.

Supermoon March 19, 2011

Supermoon March 19, 2011

“‘Supermoon adalah situasi dimana bulan sangat dekat dengan bumi dalam gerak orbitnya dari biasanya dan hal itu menyebabkan kondisi seperti bulan purnama biasanya terjadi.

Yang berbeda dengan bulan purnama biasa, bulan akan terlihat lebih besar namun karena jarak bulan dengan bumi masih jauh maka pembesaran yang terlihat sekitar beberapa persen”, ungkap Garvin.

Jarak bulan dengan bumi saat terjadinya supermoon adalah sekitar 365.577 kilometer. Rata-rata jarak bulan dan bumi biasanya adalah 382.000 kilometer.

Seorang ahli astrologi, Richard Nolle mengaitkan kejadian bulan purnama yang terjadi pada tanggal 19 Maret 2011 dengan bencana alam.

Dia mengklaim bahwa supermoon akan memicu gempa bumi, letusan gunung berapi dan badai yang sangat berbahaya. Namun para peneliti ilmiah menampik hal tersebut.

Garvin menjelaskan efek dari supermoon terhadap bumi dan sudah ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa supermoon hanya mengakibatkan efek seperti bulan purnama biasa yakni pasang terjadi.

“Efek supermoon bagi bumi sangat kecil dan berdasarkan berbagai penelitian ahli gempa bumi dan kegunungapian membuktikan bahwa supermoon tidak akan berakibat apa-apa terhadap energi yang berada dalam bumi. Hal biasa yang terjadi saat bulan purnama ataupun supermoon hanya laut akan mengalami masa pasang.”

Gaya Gravitasi Bulan Mempengaruhi Pasang Surut Air Laut

Gaya Gravitasi Bulan Mempengaruhi Pasang Surut Air Laut

Walaupun gravitasi bulan mempengaruhi air yang mana merupakan elemen paling mudah di pengaruhi oleh gravitasi bulan, namun hal tersebut tidak cukup untuk menarik energi dalam bumi sampai menyebabkan gempa.

“Bumi menyimpan energi dalam yang sangat besar yang tersimpan di kerak bumi dan gravitasi bulan tidak begitu saja dapat mempengaruhi elemen yang ada di dalam perut bumi tersebut”, jelas Garvin.

Hal ini menepis spekulasi yang berusaha menghubungkan fenomena supermoon dengan aktivitas gempa bumi.

Hal ini karena fenomena supermoon selalu dihubungkan dengan kejadian bencana alam yang besar seperti pada tahun 955, 1974, 1992 dan 2005. Saat supermoon terjadi hampir kejadian alam yang besar juga terjadi.

Salah satunya Mark Paquette seorang blogger yang menghubungkan jarak bumi dan bulan saat terjadinya gempa dan tsunami di Aceh pada tanggal 26 Desember. Gempa tersebut hanya berjarak 14 hari sebelum bulan berada pada jarak dekat dengan bumi yakni pada tanggal 10 Januari 2005.

Efek Yang Pernah Terjadi Saat Supermoon

Efek Yang Pernah Terjadi Saat Supermoon

Supermoon yang terjadi pada tanggal 19 Maret 2011 adalah jarak terdekat bumi dan bulan, sejak 18 tahun yang lalu. Supermoon terakhir terjadi pada tahun 1993. Banyak orang menunggu momen-momen supermoon karena secara bulan akan lebih terang dan besar dari biasanya.

Berdasarkan waktu Indonesia, jarak terdekat Bumi-Bulan tersebut akan terjadi pada Minggu (20/3/11) dini hari pada pukul 02.10 WIB. Puncak purnamanya sendiri bisa dinikmati pukul 01.11 atau 59 menit sebelum jarak terdekat Bumi-Bulan dicapai.

Mudah-mudahan tidak ada bencana yang terjadi sehingga dengan damai kita bisa menyaksikan bulan yang cantik itu. So, Apakah Anda menikmatinya?

Jumat, 18 Maret 2011

Pelatihan Entri Data Nilai UN Tahun 2011

Untuk mengantisipasi kekeliruan memasukkan data nilai raport yang dicapai siswa secara online, MKKS Kabupaten Purbalingga, pada hari Sabtu, 19 Maret 2011 mengadakan pelatihan atau pembimbingan cara mengentri data nilai raport siswa peserta Ujian Nasional.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga berlangsung dimulai pada jam 09.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Pada pelatihan ini peserta banyak yang hadir. Pelatihan dibimbing oleh Pak Heru dan salah satu staf dari Dinas Pendidikan Kab. Purbalingga.

Sayangnya kegiatan pelatihan ini kurang berjalan dengan baik karena aliran listrik kurang lancar dan jaringan internet sering mati. Sehingga para peserta yang mengharapkan bisa mengentri dengan benar, kurang begitu memahami. Yang perlu diingat, bahwa pada saat mengnentri data nilai raport sebelum selesai semua jangan dilakukan validasi nilai. Karena apabila data sudah divalidasi maka data tidak dapat dirubah kembali.

Salah satu peserta pelatihan, Supangat,S.Pd sedang mencoba mengentri data tetapi jaringan internetnya sering offline sehingga laptop langsung dimasukkan ke tas, terus ngegas motor ....ngeng...ngeng....bali. Awal kebingungan ......!!!

Alunan Gamelan SMP Negeri 3 Bobotsari Menjelang OOSN Tahun 2011

Sebagai persiapan lomba OOSN tingkat Kab. Purbalingga tahun 2011, tim penabuh gamelan yang terdiri dari siswa kelas VII dan VIII oleh Ibu Murningsih dan Mulatsih terus dilatih dan dibina. Mereka setiap sore berlatih di ruang kesenian. Hasilnya alunan gending menggema ke seluruh SMP Negeri 3 Bobotsari.Ruangan dengan ukuran 7 x 8 meter ini, sengaja disediakan khusus untuk gamelan. Gamelan ini salah satu tujuannya adalah untuk melestarika budaya jawa atau warisan nenek moyang. Disamping itu, untuk menampung dan mengembangkan bakat seni yang dimiliki oleh para siswa siswi SMP Negeri 3 Bobotsari. Mereka atau masyarakat di sekitar sekolah rata-rata senang dengan kesenian tradisional seperti kuda lumping. Dan kebanyakan para siswa yang di desanya ikut main kuda lumping. Ini merupakan salah satu wujud kepedulian sekolah terhadap kultur masyarakat di sekita sekolah.

Ini semua tidak lepas dari perhatian kepala SMP Negeri 3 Bobotsari, Bapak Santosa,S.Pd. Kepala sekolah mengharapkan semoga gamelan yang dimiliki SMP Negeri 3 Bobotsari dapat ikut melestarikan kebudayaan jawa. Beliau juga mengharapkan, gamelan ini tidak hanya untuk para siswa tapi juga para guru-guru diharapkan ikut berlatih. Rencananya memang akan dibuat program khusus untuk latihan gamelan para guru. Waktunya sore hari setelah jam kerja.

Senin, 28 Februari 2011

Yang Terlupakan

Inilah gayanya pelatih Basket SMP Negeri 3 Bobotsari saat santai bersama di Benteng Pendem Cilacap

Pemain Basket Plesir ke Cilacap



Setelah menang pada POPDA Kab. Purbalingga, Tim Basket Putri SMP Negeri 3 Bobotsari diajak plesir ke Cilacap oleh Pak Riswanto,S.Pd dan Awal Hidayat,S.Pd. Kegiatan plesir pada hari Minggu 27 Februari 2011 berangkat dari sekolah pada pukul 08.00.

Mereka yang ikut berjumlah 10 siswa, diajak plesir agar mereka fres dan segar kembali. Plesir dengan tujuan ke Teluk Penyu dan Benteng Pendem Cilacap ini berlangsung sangat menyenangkan. Sebenanya banyak guru-guru yang mau ikut, tapi berhubung mobilnya hanya satu terpaksa yang berangkat hanya para pemain basket dan 2 orang pendamping yaitu Awal Hidayat dan Riswanto.
Kegiatan plesir selesai sampai di rumah pada pukul 17.30. banyak kesan dan kenangan yang dirasakan oleh para siswa. Mereka sangat senang dan menikmati indahnya alam pantai teluk penyu dan juga benteng pendem.